Friday, 4 December 2009

Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Al-Quds

kispa.org-Palestina : Wakil Arab di parlemen Israel, Mohamed Baraka (ketua Front Demokratik untuk Perdamaian dan Kesetaraan), Rabu (2/12), menyerukan masyarakat internasional untuk mengatakan kalimatnya terhadap kejahatan pembersihan etnis yang dilakukan oleh pasukan penjajah di wilayah Al Quds terjajah.

Barakat mengatakan, “Tanggapan masyarakat internasional merupakan ujian lain bagi kemampuan masyarakat internasional untuk melaksanakan legalitas internasional, meskipun pengalaman puluhan tahun membenarkan kekecewaan Palestina."

Komentar Baraka ini disampaikan menyusul fakta-fakta yang ditemukan oleh "Pusat Pembelaan Individu Israel" berkaitan dengan lekahatan pencabutan kartu identitas Al Quds bagi warga Palestina, setelah lembaga ini berhasil memperoleh data dari Kementerian Dalam Negeri Zionis yang menyembunyikan fakta-fakta ini.

Berdasarkan laporan lembaga ini, departemen dalam negeri pemerintahan ekstrim Ehud Olmert dan  selama anggota parlemen Israel saat ini, Meir Shitrit, menjabat sebagai menteri dalam negeri, telah melakukan kejahatan pembersihan etnis secara intensif dengan mencabut kartu identitas dari sekitar 4.600 warga Palestina di al Quds. Sedangkan jumlah semua kartu identitas yang telah dicabut selama empat puluh tahun lalu – yakni hingga tahun 2007 – hanya empat ribu warga saja.

Baraka menegaskan , "Tindakan seperti ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Tetapi pemerintah Israel memutuskan untuk meningkatkan kejahatannya di tengah-tengah negosiasi yang dilakukan dengan pihak Palestina. Di mana pidato-pidatonya yang memperdaya tentang perdamaian, dibarengi dengan kejahatan strategi paling berbahaya berhubungan dengan al Quds." (seto/infopal/din)

sumber : kispa.org


Artikel terkait :
Bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut mendukung Zionis

Fatwa asy-Syaikh al-Albani tentang boikot

Lakukan yang terbaik yang kita bisa !!!!






No comments:

Post a Comment